Page 2 of 12 NEXT BACK

astronotthoughts:

thom and the birds.

astronotthoughts:

thom and the birds.

Sunday, December 6th 2009 9:58pm

terima kasih.

Senyuman gadis kecil berumur mungkin sekitar sembilan hingga sebelas tahun membuat hari saya ini indah. Seorang polisi centil membuat hati tertawa. Seorang penjual rujak yg mirip dengan vokalis kangen band membuat saya tersenyum. Senyuman seorang bapak-bapak yg bekerja sebagai tukang ojek membuat saya bahagia. Seorang anak kecil tertidur di trotoar jalan yg penuh polusi buah dari kemacetan jalanan sambil menjaga plastik kecilnya yg berisikan ikan kecilnya membuat saya terharu.

Tapi dibalik semua itu, saya merasa senang, membuat saya tertawa dan tersenyum, bahagia, terharu, sebetulnya hanya karena satu orang. Annisaa Adha Nurrewa membuat saya terbang kelangit ke tujuh. Dia membuat saya bahagia, sekaligus terharu pada saat yg sama.

Sudah lewat memang tanggal lahir saya. Dan saya sebetulnya tidak begitu mengharapan hadiah apa-apa, tidak mengharapakan kejutan apa-apa. Karena saya memang tidak begitu tertarik dengan hal seperti itu. Walaupun tidak menolak hal-hal tersebut. :D Dan kekasih yg terkasih, memberikan satu hadiah yg sangat luar biasa.

Entah saya harus bereaksi seperti apa. Tapi yg pasti, apa yg telah kekasih saya lakukan membuat saya bahagia. Dan untuk itu, saya akan selalu membuat kekasih saya bahagia. Dan tidak akan pernah membuatnya kecewa. Saya akan berusaha untuk itu.

Karena aku sayang kamu, karena aku cinta kamu.

Terima kasih.
http://zumgeburtstag.tumblr.com/

*terima kasih yg sangat juga untuk rara selaku fotografer.

Thursday, December 3rd 2009 12:28am

menuju akhir.

Harapan kecil kita, yg sudah kita impi-impikan sejak lama mungkin dalam waktu dekat akan tercapai. Bulan ini adalah mudah-mudahan akan menjadi bulan terakhir saya di tanah perantauan ini. Setelah empat tahun mengejar dan mencari ilmu, akhirnya saya bertemu dengan akhir yg selalu saya nantikan. Memang ini bukan akhir dari segalanya, dan juga saya belum langsung memakai toga dan menyandingkan gelar di belakang nama saya, tapi setidaknya semua pelajaran yg kampus ini tawarkan akan saya habiskan dan mulai melangkah ke dunia yg betul-betul baru bagi saya. Ketakutan dan ketidak siapan selalu ada di dalam diri saya saat saya membayangkan memakai celana kain, kemeja, 9 to 5 atau 7 to 5 mungkin? Bertemu klien, dan mengambil upah di awal bulan. Saya belum siap. Tapi saya harus siap.

Alasan kenapa saya harus siap untuk melangkah ke fase kehidupan yg baru adalah karena memang perjalan hidup orang itu seperti itu. Meminta uang, dan menghabiskan nya. Lalu sekarang sudah saatnya bagi saya, untuk mencari, menggunakan, dan mencari lagi. Itu yg pertama. Dan yg kedua adalah, karena saya memiliki seseorang yg harus saya nafkahi, saya jaga, dan menjadi tanggung jawab saya di masa yg akan datang. Kekasih saya. Dia adalah orang yg harus saya nafkahi nanti, yg harus saya jaga sampai nanti, dan saya pertanggung jawabkan. Karena dia, saya harus mengalahkan ketakutan saya, mengalahkan rasa malas saya, dan berjuang demi dia, untuk membahagiakan dia di masa yg akan datang.

Beberapa bulan mendatang adalah awal bagi saya untuk bersiap-siap menjalani fase kehidupan yg baru, bagian kehidupan yg lebih besar, dengan tanggung jawab yg lebih berat. Tapi itu akan saya lalui, tentu saja dengan Annisaa Adha Nurrewa berada di samping saya.

Wednesday, December 2nd 2009 12:24am

ketika udara tidak lagi sama.

Aneh sekali akhir-akhir ini, cuaca kota Cyberjaya tidak seperti biasanya. Terik matahari hilang, terganti dengan awan mendung. Udara gerah pun hilang pergi entah kemana, angin dingin sekarang mengganti kekosongannya. Hal ini membuat saya ingin sekali kembali ke kota tempat kelahiran saya. Kembali ke rumah.

Cuaca yg membuat hujan terus datang seperti ini mengingatkan saya akan indahnya kota kelahiran saya, dan semua aspek yg hidup maupun tidak hidup yg menempati tanah nya. Saya rindu kamar kecil saya yg hanya memiliki satu jendela kecil, saya rindu rumah kecil tempat saya tinggal selama 18 tahun lamanya, saya rindu keluarga saya, saya rindu teman-teman saya, saya rindu menghabiskan waktu bersama mereka, dan tentu saja, saya rindu kekasih saya, calon istri saya kelak, dan menghabiskan banyak waktu dengannya. Kala panas, dingin, terik, dan hujan. Panas akan menjadi sejuk bila bersamanya, dingin akan menjadi hangat bila bersama nya, dan dia adalah tempat berteduh saya saat terik dan hujan.

Saya betul-betul rindu. Pulang, dan menghabiskan waktu bersamanya. Walaupun kita sama-sama tau, semua waktu di dunia ini, tidak akan pernah cukup untuk kita habiskan bersama.

Friday, November 20th 2009 11:20pm

Wednesday, November 18th 2009 4:03pm